Eduardo da Silva, tak terbukti melakukan diving Foto: afp |
Aksi Eduardo saat Arsenal menjamu Celtic di leg kedua play-off Liga Champion, 26 Agustus lalu mendapat penyelidikan khusus UEFA. Penyerang Kroasia itu dianggap melakukan diving dalam kotak penalti sehingga berbuah tendangan penalti bagi Arsenal.
Selang beberapa hari setelah insiden itu. UEFA langsung mengadakan penyelidikan untuk mengetahui ulah Edu tersebut. Pada keputusan dikeluarkan pada 1 September lalu. Edu terbukti melakukan tindakan tidak sportif dan dijatuhi hukuman larangan tampil memperkuat Arsenal sebanyak dua pertandingan di kompetisi Eropa.
Kehilangan Edu jelas merupakan kerugian besar bagi Arsenal. Guna mengupayakan pembatalan terahadap hukuman itu. Arsenal akhirnya mengajukan banding. Usaha The Gunners berbuah manis. Sehari menjelang laga perdana Liga Champion melawan Standard Liege, UEFA mencabut hukuman Edu.
"Hari ini Badan Banding UEFA mengabuli permohonan banding Arsenal terhadap larangan tanding Eduardo. Setelah memeriksa semua bukti, terutama laporan pertandingan dari wasit dan pengawas pertandingan serta berbagai rekaman video, hal itu tidak mendukung untuk kepuasan panel bahwa wasit telah tertipu dalam mengambil keputusan terhadap aksi tersebut. Dengan demikian hukuman Eduardo tertanggal 1 September itu kini resmi dianulir," bunyi pernyataan UEFA dilansir Soccernet, Selasa (15/9).
Pencabutan sanksi itu disambut baik oleh Edu. "Saya sekarang merasa bebas. Terima kasih kepada dukungan dari keluarga, teman dan yang pasti dari klub. Saya akan melupakan kejadian itu dan mulai fokus untuk pertandingan mendatang," kata Eduardo.
Arsenal akan melawat ke Belgia untuk bertemu Standard Liege di penyisihan Grup H, Rabu (16/9).

No comments:
Post a Comment