Wednesday, September 23, 2009

Kuota Pemain Muda PENOLAKAN WENGER-BENITEZ

Rabu, 16 September 2009 pukul 21:34:40 WIB
Arsene Wenger, sependapat dengan Rafa Benitez
Arsene Wenger, sependapat dengan Rafa Benitez
Foto: dailymail
London, BOLANEWS/bbc Aturan baru selalu menimbulkan pro dan kontra. Peraturan soal pembatasan pemain junior di Premier League kurang mendapat dukungan dari dua pelatih anggota Big Four. Arsene Wenger dan Rafael Benitez menolak diberlakuknnya peraturan baru tersebut.

Pihak Premiership menetapkan mulai musim depan klub-klub Liga Inggris diharuskan mencantumkan delapan pemain usia 21 tahun di antara 25 pemain inti mereka. Selain itu para pemain muda itu harus berlatih dan berbasis di Inggris atau Wales.

"Saya menentang aturan itu," tegas Arsene Wenger di BBC, Rabu (16/9). "Kompetisi tidak dimaksudkan untuk menerima aturan palsu seperti itu." tambah peltaih Arsebnal itu.

Sementara itu, manajer Liverpool Rafa Benitez khawatir aturan itu akan mempengaruhi kualitas liga.

Perwakilan dari 20 klub Liga Primer bertemu akhir pekan lalu untuk mendiskusikan aturan baru itu sebelum Direktur Liga Primer Richard Scudamore menyetujui proposal aturan baru itu.

Scudamore yakin kuota pemain itu akan mendorong pembinaan pemain muda, memberi kesempatan klub insntif tambahan untuk mengembangkan pemain dan memberi klub hasil terbaik dari investasi pemain muda mereka.

Dalam rangka kuota pemain pada awal musim 2010-2011, klub-klub Liga Primer telah dituntun oleh keinginan UEFA mengembangkan bakat-bakat muda.

Di bawah manajemen Arsene Wenger, Arsenal tak hanya merekrut bakat-bakat muda dari seluruh dunia seperti gelandang Cesc Fabregas, namun juga mengasah pemain muda Inggris seperti Jack Wilshere.

"Saya merasa jika Anda ingin menyaksikan pemain-pemain terbaik berlaga di liga terbaik di dunia maka Anda harus lebih terbuka," tambah Wenger.

"Saya tak setuju dengan aturan itu, dan itu sudah saya katakan berulang kali."

Dalam laporan terakhir, klub-klub Inggris adalah klub terbanyak yang menggunakan pemain asing. Sebanyak 59,2% pemain di Liga Primer Inggris datang dari manca negara.

Klub yang paling banyak menggunakan pemain asing di Eropa adalah Liverpool. Di kubu Si Merah sebanyak 90% dari pemain intinya adalah pemain asing.

Dengan jumlah pemain asing sebanyak ini, dalam peraturan baru nanti, Liverpool baru bisa memenuhi kuota delapan pemain lokal jika tim inti klub ini berjumlah 28 pemain.

Dan Rafa Benitez khawatir aturan baru ini akan diberlakukan dengan segera. "Masalah utama di Inggris adalah adanya kekosongan antara pemain-pemain junior dan pemain utama. Sementara kompetisi pemain cadangan belum mampu mengisi kekosongan ini," kata pelatih asal Spanyol ini.

"Mungkin akan sulit untuk menjaga kualitas, namun kami akan melakukan yang terbaik. Jumlah pemain bukan hal utama, kualitas adalah yang utama. Namun, jika mereka (pengelola liga) memutuskan aturan ini maka mungkin mereka sudah memikirkannya sejak lama."

Benitea kemudian membandingkan inisiatif Liga Primer dengan keputusan UEFA yang secara bertahap memberlakukan kuota pemain di Liga Champions selama tiga tahun terakhir ini.

"Sekarang akan berbeda dan menjadi lebih cepat. Semuanya kini bergantung pada para pemain. Bukan masalah jumlah namun kualitas," tambah Benitez.

"Jika klub-klub papan atas harus mendapatkan delapan pemain dari akademinya maka hal itu akan sangat sulit."

"Akademi sepakbola di Inggris tidak menghasilkan banyak pemain, para pemain lokal lebih suka bermain di liga-liga rendah karena mereka mungkin tak terlalu berkualitas untuk bersaing di papan atas."

"Klub harus merekrut pemain-pemain muda terbaik dari seluruh dunia pada usia sangat belia untuk meningkatkan kualitas mereka dan mengharapkan adanya perubahan peraturan seperti ini."

"Masyarakat terlalu banyak berbicara soal usia dan asal pemain. Mereka melupakan kualitas. Liga Primer adalah liga terbaik di dunia karena kualitasnya bukan karena asal pemainnya."

Sementara itu, Scudamore mengaku aturan ini tak akan mencegah klub merekrut pemain muda dari manca negara, namun aturan ini akan membuat klub mengurangi jumlah pemain intinya dan memberi lebih banyak kesempatan bagi para pemain muda.

Di bawah aturan baru itu, klub bisa menambah jumlah pemain inti mereka di atas 25 orang namun hanya dengan menambah pemain berusia 21 tahun ke bawah.

No comments:

Post a Comment